Rekam Berita – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, percaya jika Pemkab Bogor bisa memberi jalan keluar terbaik terhadap konflik angkutan tambang di Parungpanjang.
“Beberapa hari lalu sempat viral terkait dengan penutupan jalan oleh sopir truk. Kami harapkan Pak Bupati (Bogor) dengan Pak Bupati Tangerang bisa mendapatkan solusi yang terbaik,” kata Sastra Winara, Kamis (25/9).
Diketahui, Selasa (16/9), petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor mendapat teguran dari masyarakat Tangerang. Lalu Kamis (18/9), sopir truk memblokade Jembatan Malang Nengah, di perbatasan Legok – Parungpanjang.
Menanggapi hal itu, Pemkab Bogor dan Pemkab Tangerang menggelar pertemuan. Sastra Winara menuturkan, pertemuan tersebut menunjukan keseriusan kedua pemerintah daerah mencari jalan keluar.
Legislator Gerindra menerangkan, solusi yang ditempuh harus mempertimbangkan dua aspek utama. Keberlangsungan ekonomi para sopir dan kenek truk dan keselamatan warga sekitar yang terdampak aktivitas kendaraan berat.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar juga harus betul-betul terjaga. Kami dari DPRD memperhatikan aturan yang ada di Kabupaten Bogor maupun Kabupaten Tangerang,” tandas Sastra. ***