Rekam Berita – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menegaskan bahwa persoalan sampah yang mencapai 3 ribu ton per hari harus ditangani dengan langkah serius sejak dari desa.
Menurutnya, inisiatif DPRD menjadi penting agar sampah tidak hanya menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Pada inisiatif dari DPRD terkait dengan sampah kerja sampah, untuk tadi yang disampaikan oleh Pak Wakil Bupati sekitar tiga ribu ton sehari, tentu dengan adanya inisiatif ini nanti akan dikelola di desa,” kata Sastra, Rabu, 1 Oktober 2025.
Sastra menjelaskan, timbunan sampah yang semakin menggunung perlu dicari solusi lebih lanjut, salah satunya dengan mengkaji potensi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.
“Makanya tadi disampaikan sementara lagi menghitung, mungkin bisa jadi energi dari sampah,” ujarnya.
Menurut Sastra, DPRD mendorong agar sampah yang masuk ke TPA hanyalah sisa sampah yang memang tidak bisa diolah di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di desa, dengan begitu, beban TPA bisa berkurang dan pengelolaan sampah lebih efektif.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor tersebut menilai, inisiatif tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mencari solusi nyata atas permasalahan lingkungan.
Selain menyinggung isu lingkungan, Sastra juga memaparkan terkait APBD Perubahan 2025. Menurutnya, sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas meski ruang fiskal perubahan anggaran relatif terbatas.